Sabtu, 12 Juli 2014

Biografi band Lamb Of God




History
Pada tahun 1990, Mark Morton(gitaris), John Campbell(bassist), dan Chris Adler(drumer) membuat satu band yang bernama Burn the Priest. Para anggota band ini saling kenal karena berada pada satu kampus yaitu Virginia Commonwealth University di Richmond, Virginia.
Pada akhir tahun 1990, Morton meninggalkan Burn the Priest sesaat setelah ia mendapatkan gelar masternya. Dari situ Adler dan Campbell tidak berdiam diri, mereka mencari pengganti Morton dan mendapatkan seorang yang bernama Abe Spear sebagai pengganti Morton. Selama lima tahun band ini mengikuti fasetival-festival musik di Richmond dan sekitaran Virginia tanpa vokal. Pada tahun 1995 Adler dan para personil Burn the Preist memulai membuat demo untuk pertama kalinya. Setelah demo pertama mereka jadi, mereka merekam 2 album demo lagi berasama Agents of Satan dan ZED. Baru setelah ke-tiga album demo mereka jadi, Adler menggaet Randall Blythe sebagai vokalis mereka.
Pada tahun 1997, Mark Morton kembali mengisi posisi gitar di "Burn the Priest" setelah mengikuti acara "National New Zealand sheep shearing competition". Dua tahun kemudian mereka mulai membuat full album pertama mereka yang berjudul sama dengan nama band mereka yaitu "Burn the Priest" melalui Legion Records. Mike Bronsnan dari Legion Records menyisihkan $2500 untuk perekaman dan kemudian melemparkannya ke Philadelphia, Pennsylvania melalui DIY(Do it Yourself). Album ini di produksi oleh Steve Austin, gitaris dan vokalis dari band "Today is the Day".
Tak

Album Perdana Revenge The Fate




Setelah penantian yang cukup memakan waktu lama, akhirnya album perdana Revenge The Fate "Redemption" siap dirilis. Bulan Ramadhan kali ini dipilih sebagai momen yang tepat untuk peluncuran "Redemption", yakni pada 10 Juli mendatang melalui Beholder Records.

"Hal yang pengaruhi lambatnya proses garap album "Redemption" adalah jadwal perform Revenge The Fate yang lumayan padat dari 2 tahun kemarin sampe sekarang," ungkap akun twitter @REVENGETHEFATE menjelaskan mengapa proses penggarapan album ini memakan waktu sampai kurang lebih 3 tahun. "Sisanya yang bikin alot juga revisi-revisi di tiap lagu, dengan maksud kita untuk semaksimal mungkin bisa tampil beda pada scene musik Deathcore," tambahnya.

Tidak tanggung-tanggung, band yang baru ditinggal keluar oleh salahsatu gitarisnya, Richi pada awal tahun 2014 lalu, dalam album perdananya ini akan memasukan 14 lagu yang siap menendang telinga para pendengar dengan musik deathcore yang sarat akan simfoniknya.

8 Juni lalu, band yang sekarang beranggotakan Anggi (vokal), Zacky (drum), Cikhal (gitar), Sona (bass) mempublikasikan sebuah lagu cover milik Pas Band dengan lagunya yang berjudul 'Jengah'. Namun lagu tersebut tidak termasuk dalam album ini, melainkan dipublikasikannya lagu cover tersebut hanyalah untuk sebagai bayangan, kira-kira materi album "Redemption" akan seperti itu.

Pesta peluncuran albumnya sendiri, akan dilaksanakan 7 September mendatang yang berlokasi di Lapangan Disjas Baros, Cimahi. Acara yang digagas oleh Hellprint ini, juga akan dimeriahkan oleh Burgerkill, Jasad, Billfold, Rosemary, Injected, Nemesis, Humiliation, dan masih banyak lagi. Di pesta peluncuran ini, kabarnya Revenge The Fate juga akan berkolaborasi bersama Yukie (Pas Band) di lagu "Jengah" milik Pas Band.